AYOCUS.COM

Kamis, 03 Januari 2013

KISAH Q TENTANG DIA,

Saat sendiri q berangan, kapan prahu ini akan berlabuh,

Jenuh kala itu q rasakan, sepi, hanya Tumpukan kertas dan buku teman untuk ku bersandar,

Dinginnya malam begitu saja aku rasakan,

panasnya siang begitu saja aku lewatkan, mungkin ini waktu yang tepat untuk aku berlayar,

berlayar menghampiri dermaga yang selama ini aku impikan,

 

kini rasa itu tlah hilang dan tak dapat ku rasakan, seperti apa aku harus bertahan,

begitu sulit menggembalikan rasa yang telah lama hilang, seperti buku bekas yang berdebu dan usang,

ingin rasanya meniup sekeras mungkin agar debu yang menyelimut itu hilang,

agar aku dapat menggoreskan tinta di lembaran hati yang menggumpal,

Seperti apakah cinta yang akan ku kejar, Perlahan aku berlayar, terus tanpa tau arah dan tujuan,

Sayup – sayup terlihat sesosok gadis yang bersinar bagikan peri tak bersayap yang selama ini ku bayangkan, menggoda dan mampu menggoyahkan hati yang lama usang

Mampukah aku bertahan, menggoreskan benih-benih rasa ke dalam relung jiwa yang tak mampu mengenal arti sayang.

Reaksi:

2 komentar:

  1. Iki puisi, prosa atau lirik Kang///
    salam kenal yo Kang

    **************************************************

    BalasHapus
  2. Ini Puisi mas, iya salam kenal juga, ikut LBI juga ya..?

    BalasHapus