Didi Kempot The Godfather of Broken Heart Idola semua kalangan sobat ambyar


Didi Kempot, salah satu penyanyi campursari yang menjadi kenangan masa kecil kini kembali di gandrungi, lagu – lagu Didi kempot sering diputar ayah ketika sore hari ini menjadi sejarah hidup saya, dulu ketika SMA sempat ikut lomba tembang jawa, dan membawakan lagu campur sari sewu kuto milik didi kempot, sampai ke tingkat kabupaten tapi sayangnya kalah. Kagum ketika lihat youtube Ngobam Didi kempot bareng Gofar Hilman  banyak sekali kaum milenial yang histeris dengar Didi kempot nyanyi dengan lagu – lagu galaunya berbahasa jawa. Tak heran pria yang ini dijuluki sebagai The Godfather of Broken Heart. Saat ini Didi kempot masih disukai oleh banyak kalangan tidak hanya penggemar lamanya anak – anak milenial juga mengidolakannya mereka disebut Sobat ambyar. Didi kempot ternyata sudah lama go international.  Tahun 1996 ia pernah pergi ke Belanda dan Suriname untuk menampilkan suara merdu dengan alunan campursarinya yang apik.
Berikut beberapa lagu galau Didi Kempot, lengkap dengan arti dan juga inspirasi Didi Kempot untuk membuat lagu. Ternyata ada yang dari kisah nyata, lho!
  1. Stasiun Balapan
Lagu ini satu di antara lagu - lagu Didi Kempot yang paling terkenal, lagu stasiun balapan ini terdengar asyik apalagi dengan  perpaduan musik campursari yang apik, lirik lagu stasiun balapan ini ternyata maknanya sangat mendalam dan sedih.
Seperti pada lirik lagunya, "Rasane koyo wong kelangan, kowe ninggal aku, ra kroso netes eluh ning pipiku." Kalau diartikan ke Bahasa Indonesia "Rasanya seperti kehilangan, kau tinggalkan aku, tak terasa air mata menetes di pipiku." Lagu ini bercerita tentang pasangan yang kisah cintanya berakhir di Stasiun solo Balapan di kota Surakarta.  
      2. Lingsir Wengi
Banyak yang takut saat mendengar judulnya, namun lagu yang berjudul Lingsir Wengi ini bercerita tentang kerinduan seseorang di tengah malam. Lirik lagunya, "Sepi durung biso nendro, Kagodho mring wewayang kang ngeridu ati." Kalau diartikan ke Bahasa Indonesia, "Sepi tidak bisa tidur, Tergoda bayanganmu di dalam hatiku." Waduh, siapa tuh yang di rinduin pakde Didi Kempot?
Lagu yang diaransemen Didi Kempot dengan nuansa campursari ini ternyata merupakan syair dari Sunan Kalijaga, lagu ini dibuat untuk menjauhkan bala. Jadi jangan salah sangka apalagi takut karena rumor lagu ini dapat memanggil hantu.
              3. Cidro
Arti dari lirik Cidro ini, bikin baper tidak karuan kalau kamu memiliki janji tak terbalaskan dengan mantan terindah. Lirik lagunya, "Remuk ati iki yen eling janjine, Ora ngiro jebul lamis wae."  Diartikan dalam Bahasa Indonesia jadi, "Hancur hati ini jika ingat janjinya, Tak terkira ternyata hanya dusta." Mencari jodoh memang susah, apalagi kalau pernah dikhianati orang yang disayang, sudah terlanjur sayang ternyata nyakitin, bakal ambyaar kalo denger dan meresapi lagu ini.
         4. Sekonyong Konyong Koder
Pernah mengalami momen tentang cinta lokasi ataupun cinta mendadak? Sepertinya harus coba mendengar Sekonyong Konyong Koder nih! Begini bunyi lirik lagunya, "Modal bensin seliter montorku tak setater, Tak ampiri ayo tak ajak muter-muter" artinya "Modal bensin satu liter saja ku stater, buat nyamperin kamu dan kuajak berkeliling."
Namun kesan menyayat hati sangat terasa kalau mendengar lirik berikutnya,"Tiwas aku dandan mlipit, Rambutku lengone pomit, Malah koe lungo plencing, ora pamit mit mit mit mit miiit (Koyo demit)" artinya "Aku sudah dandan klimis, Rambut sudah pakai pomade, Eh kamu malah pergi begitu saja. Nggak pamit mit mit miiit (Kayak hantu)".
Kasihan sekali orang yang diceritakan Didi Kempot, di PHP sama wanita yang di taksir. Di lagu ini, Didi Kempot mendapat inspirasi dari candaan untuk memberikan gambaran romansa cinta masyarakat kelas bawah.
          5. Sewu Kutho
Lagu ini menceritakan tentang seseorang yang sedang mencari belahan jiwanya yang tak pernah memberikan kabar padanya, orang yang diceritakan di lagu ini mencari belahan jiwanya selama bertahun-tahun tak pernah bertemu.
"Sewo kutho uwis tak liwati, Sewu ati tak takoni, Nanging kabeh, Podo ra ngerteni, Lungamu neng endi, Pirang tahun anggonku nggoleki, seprene durung biso nemoni." artinya "Seribu kota sudah kulalui, seribu hati kutanya, namun semua juga tidak tahu, kau pergi kemana, berapa tahun diriku mencari."
lagu ini juga sempat dinyanyikan orang yang membantu dirinya untuk rekaman yaitu Arie Wibowo.
Faktanya, lagu ini sudah didengar lebih dari satu juta kali di platform streaming musik. Tak heran, kalau ada orang yang mengatakan "Walaupun air mata mengalir, namun badan tak berhenti bergoyang."



Jadi jangan heran kalau Didi Kempot kemudian didapuk menjadi brand ambyarssador terbarunya Shopee. Didi Kempot jadi wajah untuk kampanye diskon Shopee 2.2 Men Sale yang berlangsung selama bulan Januari sampai Februari 2020. Selain menawarkan promo diskon hingga 50% dan juga tentunya yang tak pernah ketinggalan, gratis ongkir, ada pula promo spesial produk-produk pria pilihannya seperti Shopee Super Brand Day, Fashion Pria Day, Pulsa, Tagihan & Tiket Day, dan masih banyak lagi. Ayo diborong mumpung lagi Shopee Men Sale !

Tidak ada komentar