PENGEMBARA RASA

Langkah demi langkah ku telusuri, 
Setiap detik kunikmati, 
Akankah semua berarti, 
Atau aku yang mati, 

Resah tanpa ada ujung, 
Hampa menyiksa hingga mendung, 
Badai terus mengoyaku, pahit, dan berdengung, 
Ku mencoba merenung. 

Kini, Sulit ku membenci, 
Aku ingin mencaci maki, 
Tapi aku masih punya hati, 
Sakit, semakin  sakit hati. 

Ku ingin menghilang, 
Menuntaskan rasa yang menggenang, 
Ilalang ilalang berduri ingin ku terjang, 
Agar tubuhku lebih luka dalam. 


Tidak ada komentar